BUKITTINGGI, beritaterbit.com– Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bukittinggi tampak berbeda dari biasanya pada Senin (18/05/2026). Ruangan dan halamannya dipenuhi suasana hangat penuh kekeluargaan, diselimuti nuansa budaya Minangkabau yang terasa begitu kental dan mendalam. Di tempat itu, DPRD Kota Bukittinggi menggelar acara silaturahmi adat sekaligus menyambut kedatangan rombongan dari Pasukuan Jambak Guguak Panjang.

 Pertemuan istimewa ini diselenggarakan sebagai wujud kebersamaan, sekaligus menjadi momen bahagia untuk merayakan dan memperkenalkan Wakil Ketua DPRD Kota Bukittinggi, Zulhamdi Nova Candra, IB, A.Md, yang baru saja dikukuhkan dan dianugerahi gelar kehormatan adat Datuak Nagari Labiah.

 Acara yang sarat makna budaya ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Bukittinggi, H. Syaiful Efendi, Lc., MA. Beliau didampingi erat oleh Sekretaris DPRD, Drs. Hendry, ME, serta dihadiri secara lengkap oleh seluruh anggota dewan beserta segenap jajaran staf Sekretariat DPRD, yang turut hadir untuk memberikan dukungan dan penghormatan.

 Dalam sambutannya, H. Syaiful Efendi menyampaikan rasa syukur dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kehadiran para pemangku adat yang telah berkenan hadir memenuhi undangan. Menurut beliau, pertemuan seperti ini memiliki arti yang sangat penting dan strategis, karena menjadi sarana untuk semakin mempererat ikatan persaudaraan dan hubungan kerja sama yang baik antara lembaga legislatif, pemerintah daerah, dan para pemegang amanah adat.

 “Tokoh adat adalah pilar utama yang kokoh dalam menjaga dan meneruskan nilai luhur serta budaya warisan leluhur kita. Keharmonisan dan kerja sama yang terjalin baik antara unsur pemerintahan dengan para pemangku adat merupakan kekuatan besar yang kita miliki. Inilah modal utama untuk senantiasa menjaga persatuan, kerukunan, dan kebersamaan di tengah masyarakat Kota Bukittinggi tercinta,” tegas H. Syaiful Efendi dengan penuh penghayatan.

 Sementara itu, Zulhamdi Nova Candra, yang kini telah menyandang gelar adat terhormat Datuak Nagari Labiah, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam serta ucapan terima kasih atas kepercayaan dan amanah besar yang telah diberikan kepadanya oleh pihak keluarga dan pemangku adat. Baginya, gelar yang disandang ini bukan sekadar tanda penghargaan atau kehormatan semata, melainkan beban tanggung jawab yang sangat besar untuk senantiasa menjaga nama baik, marwah adat, serta berupaya menyatukan hati dan pikiran masyarakat demi kebaikan bersama.

 “Kita sebagai orang Minangkabau senantiasa memegang teguh prinsip hidup bermusyawarah dan menjunjung tinggi rasa kekeluargaan. Sinergi yang indah antara tata cara adat dan penyelenggaraan pemerintahan merupakan kearifan lokal yang sangat berharga, dan wajib terus kita pelihara serta jaga kelestariannya. Saya berharap, ke depannya kerja sama dan hubungan baik ini akan makin erat dan kokoh, sehingga segala pembangunan di kota ini senantiasa dapat berjalan berlandaskan budaya serta nilai-nilai luhur yang kita anut,” ujarnya dengan penuh harap dan semangat.

 Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan ini sekaligus menjadi bukti nyata komitmen tulus dari seluruh jajaran DPRD Kota Bukittinggi dalam mendukung pelestarian warisan budaya daerah. Selain itu, momen ini juga menjadi langkah nyata untuk semakin memperkuat kerja sama dan persatuan di antara seluruh elemen masyarakat, demi mewujudkan kemajuan dan kejayaan Kota Bukittinggi di masa mendatang.(z)