Agam, Rajoapinews– Ketua DPRD Kabupaten Agam, H. Ilham, Lc., MA, menghadiri peresmian pemanfaatan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat penyintas bencana di Kecamatan Palembayan. Peresmian tersebut dilakukan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, bersama Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian dan Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., Sabtu, di Kayu Pasak, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.


Peresmian huntara yang dipusatkan di lapangan sepak bola SDN 05 Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, menjadi bagian penting dalam percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Kabupaten Agam. Sebanyak 117 unit huntara telah selesai dibangun dan siap ditempati oleh warga terdampak bencana, yang sebelumnya harus mengungsi dan memanfaatkan ruang kelas sekolah sebagai tempat tinggal sementara.

Menko PMK Pratikno yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Pengarah Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera menegaskan bahwa penanganan bencana harus dilakukan secara cepat, terpadu, dan melibatkan seluruh unsur. Hal tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar negara hadir secara nyata dalam setiap tahapan penanggulangan bencana.

Menurut Pratikno, pembangunan hunian sementara merupakan langkah strategis untuk mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat terdampak, agar mereka tidak terlalu lama berada di pengungsian. Pemerintah berkomitmen mengembalikan kondisi sosial dan ekonomi keluarga korban bencana ke keadaan yang lebih layak dan aman dalam waktu sesingkat mungkin.

Dalam kesempatan tersebut, Pratikno juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat serta pemerintah daerah, termasuk DPRD Kabupaten Agam, atas dukungan dan sinergi dalam penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci keberhasilan pembangunan huntara bagi masyarakat terdampak.

Selain itu, ia turut mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari unsur pemerintah, relawan, hingga masyarakat, serta memberikan penghargaan kepada para penyintas bencana atas kesabaran dan ketabahan selama masa menunggu pembangunan hunian sementara.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Agam H. Ilham, Lc., MA, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat atas perhatian dan kepedulian terhadap masyarakat Kabupaten Agam yang terdampak bencana. Ia menilai pembangunan huntara ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam melindungi dan memulihkan kehidupan masyarakat.

“Alhamdulillah, hari ini kita dapat menyaksikan secara langsung komitmen pemerintah dalam menyediakan hunian sementara yang layak bagi masyarakat kita yang terdampak bencana dengan kategori rusak berat maupun hilang. Ini adalah bentuk kepedulian dan sinergi yang patut kita apresiasi bersama,” ujar Ilham.
Ia menambahkan, DPRD Kabupaten Agam akan terus mendukung serta mengawal seluruh proses pemulihan pascabencana, termasuk percepatan pembangunan infrastruktur dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Menurutnya, aspek keselamatan, kenyamanan, dan keberlanjutan kehidupan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan.

Ilham juga berharap, dengan telah ditempatinya hunian sementara tersebut, masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari secara lebih normal, serta tetap menjaga semangat kebersamaan dan gotong royong. “Kami berharap huntara ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, sambil bersama-sama menatap masa depan yang lebih baik dan lebih aman,” tuturnya.

Dengan diresmikannya 117 unit hunian sementara di Kayu Pasak, Kecamatan Palembayan, diharapkan proses pemulihan pascabencana di Kabupaten Agam dapat berjalan lebih cepat, terarah, dan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat ke depan.

(Humas DPRD Agam)