Pimpinan cabang Perum Bulog Bukittinggi, Romi Victa Rose (*N)


Bukittinggi, Rajoapinews-- Perum Badan usaha logistik ( Bulog) peringati HUT yang ke- 59. Badan Usaha Milik Negara itu tepat usia ke- 23 tahun sejak didirikan pada 2003 lalu. Peringatan itu juga dilakukan.oleh Perum Bulog Kota Bukittinggi dengan beberapa rangkaian kegiatan.


Pimpinan cabang Bulog Kota Bukittinggi, Romi Victa Rose, mengatakan bahwa rangkaian kegiatan hari jadi Bulog ke- 59 diisi dengan kegiatan sosial, seperti melaksanakan Donor darah yang bekerja sama dengan PMI Bukittinggi.


"Bulog dengan usianya yang ke 59 tahun, banyak sudah kegiatan-kegiatan yang sudah kita jalani. Tahun ini secara nasional Bulog ditugaskan penyerapan komoditi beras dan gabah," ungkapnya, Selasa (12/5/2026).

Pimcab bersama staf Kancab Bulog Bukittinggi pada pemotongan tumpeng, Selasa 12 Mei 2026 (**)


Menurut Romi, target pemerintah tentang swasembada pangan dengan target awal 4 juta ton seluruh Indonesia, saat ini pada kwartal satu tahun ini sudah mencapai penyerapan sebanyak 5 juta ton beras dan gabah.


Disebutkan, untuk Bukittinggi dengan target awal pada 2026  dengan 1300 ton, telah terserap sebanyak 860 ton beras, sudah mendekati targer sekitar 80 persen tercapai.


"Untuk beberapa bulan kedepan diharapkan target bantuan awal kepada maayarakat yang telah ditetapkan Kemensos bisa terpenuhi dalam tahun ini, kami akan terus berkelanjutan untuk melakukan penyerapan," ujarnya.


Ia menjelaskan, untuk perum Bulog Bukittinggi penyerapannya dilakukan di daerah Rao Pasaman, sebab untuk harga ketetapan pemerintah untuk pembelian gabah sebesar Rp6500 per kilogram, beras seharga Rp12.000 per kilo.


Romi yang didampingi Kabag humas Roedi Hartono, menegaskan dengan momen HUT Bulog ini Perum Bulog Bukittinggi akan terus melaksanakan yang diamanahkan oleh pemerintah.


"Untuk masyarakat yang berada di wilayah cabang Bulog Kota Bukittinggi  tidak usah khawatir terhadap stok beras, minyak, gula dan lainnya. Pemerintah siap untuk mensupport seperti dalam keadaan bencana alam yang terjadi tahun lalu," tutupnya.


(SN)