Agam, Palupuah - Cuaca yang tidak menentu disertai curah hujan tinggi dalam beberapa bulan terakhir berdampak pada tertundanya sejumlah program pembangunan pemerintah daerah. Kondisi tersebut bahkan mengancam gagalnya realisasi beberapa proyek dalam waktu dekat.
Kekecewaan pun dirasakan masyarakat, khususnya Kelompok Tani Kubang Indah di Jorong Sipisang, Nagari Nan Tujuah, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Sejumlah tokoh dan warga setempat mengeluhkan lambannya pengerjaan proyek Penataan Lahan Pertanian yang berlokasi di wilayah tersebut, Rabu (7/1/2026) siang.
Proyek tersebut merupakan hasil Program Pokok Pikiran (Pokir) dari salah satu Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat yang dikelola oleh kontraktor CV Legumer. Kegiatan dilaksanakan di dua titik lokasi dengan nilai anggaran masing-masing sebesar Rp185.754.449.
Namun hingga kini, proyek tersebut dinilai terbengkalai. Warga menilai kelalaian kontraktor menjadi penyebab utama terhambatnya pekerjaan. Atas kondisi itu, masyarakat melaporkan permasalahan tersebut kepada tokoh masyarakat setempat.
Penataan prasarana pertanian yang mulai dikerjakan sejak 21 Oktober 2025 lalu direncanakan memiliki masa kerja selama 45 hari. Akan tetapi, hingga hampir dua bulan berjalan, pengerjaan proyek belum menunjukkan perkembangan signifikan dan terancam tidak rampung.
Salah seorang warga, Anto Deswanto (42), mengungkapkan bahwa sudah lama tidak terlihat aktivitas pekerjaan di lokasi proyek.
“Sudah hampir dua bulan ini kami tidak melihat adanya aktivitas pengerjaan. Upah pekerja dan pembayaran material juga belum dibayarkan. Yang lebih parah, galian proyek menyebabkan air bercampur lumpur masuk ke rumah warga,” ujarnya.
Sementara itu, saat dikonfirmasi tim media Rajoapinews.com melalui pesan WhatsApp, Wali Jorong Sipisang, Yuhanda, menyampaikan bahwa dirinya sedang tidak berada di tempat sehingga belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kontraktor CV Legumer belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan warga dan lambannya pengerjaan proyek tersebut.
(Acs)


Tidak ada komentar
Posting Komentar