Posko Darurat Agam Timur di Banuhampu
Agam – Hujan deras yang tak kunjung berhenti sejak beberapa hari terakhir membuat situasi di sejumlah nagari di Kabupaten Agam kian mengkhawatirkan. Banjir dan longsor mulai bermunculan di berbagai titik, memaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam bergerak cepat membuka dua posko tanggap darurat di dua wilayah: Agam Barat dan Agam Timur.
Langit gelap sejak pagi, bau tanah basah yang menusuk, hingga suara air yang terus mengalir dari lereng bukit, menjadi latar suasana yang dirasakan masyarakat di kawasan rawan. Di tengah kondisi itu, petugas BPBD, PMI, Orari, Damkar, hingga Satpol PP tampak siaga penuh di posko-posko yang baru berdiri.
“Kita mendirikan dua posko untuk mempermudah jangkauan penanganan bencana di wilayah Agam Barat dan Agam Timur. Karena titik kejadian cukup banyak dan cuaca masih ekstrem, dua posko ini akan mempercepat mobilisasi petugas,” ujar Kepala BPBD Agam, Rahmat Lasmono, melalui pesan WhatsApp, Selasa malam (25/11/2025).
Ia menjelaskan, seluruh unsur terkait telah bersiaga selama 24 jam ke depan. Status tanggap darurat ditetapkan sejak 23 November 2025 dan akan berlangsung selama satu bulan ke depan, melihat dinamika cuaca yang masih berpotensi memburuk.
“Petugas PMI, Orari, Damkar, Satpol PP, dan tim BPBD tetap standby. Kita bersiaga penuh minimal sebulan. Mudah-mudahan situasi segera membaik,” sambung Rahmat.
Di beberapa lokasi, genangan air mulai mengisolasi permukiman warga. Sementara di daerah perbukitan, tebing-tebing rapuh di bawah guyuran hujan deras memunculkan ancaman longsor yang sulit diprediksi. Di posko Agam Barat, radio komunikasi Orari terus berbunyi melaporkan perkembangan situasi di lapangan, mulai dari debit sungai hingga laporan warga tentang jalan yang terban.
Rahmat kembali mengingatkan masyarakat agar aktif memantau perkembangan cuaca dan selalu berhati-hati dalam beraktivitas. “Saat ini cuaca sangat ekstrem akibat faktor hidrometeorologi. Kami mengimbau masyarakat tetap waspada dan mengurangi aktivitas di area rawan,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan monitoring di seluruh wilayah potensi bencana. Warga diimbau tetap tenang namun siaga, sembari berharap hujan yang mengguyur tanpa jeda ini segera mereda.
.

Tidak ada komentar
Posting Komentar