BUKITTINGGI, Rajoapinews— PT Rangkayo Mulia Haramain menambah jaringan pelayanannya dengan meresmikan kantor cabang Bukittinggi yang beralamat di Jalan Mr Asa'at No.10, Manggis Ganting, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Kamis (15/01/2026). Kehadiran cabang ini ditujukan untuk memperluas akses layanan perjalanan ibadah haji dan umrah bagi masyarakat Sumatera Barat.

Pimpinan cabang PT Rangkayo Mulia Haramain, Sukma Reni, S.H., M.H., yang dikenal sebagai dosen Fakultas Muhammadiyah Bukittinggi, mengatakan pembukaan kantor cabang tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan yang lebih dekat, profesional, dan mudah dijangkau oleh masyarakat.

Sementara itu, Direktur Utama PT Rangkayo Mulia Haramain, Ir Haji Edi Sumanto, M.Si, menegaskan bahwa perusahaan yang dipimpinnya tidak hanya berorientasi pada aspek bisnis, tetapi juga mengedepankan nilai-nilai dakwah dalam setiap pelayanan.

“Travel ini kami niatkan sebagai jalan dakwah. Bukan sekadar usaha dunia, tetapi ikhtiar agar jamaah selamat di dunia dan insya Allah di akhirat,” ujar Edi Sumanto dalam sambutannya.

Ia mengungkapkan, lahirnya PT Rangkayo Mulia Haramain berawal dari pengalaman spiritual sepulang melaksanakan ibadah haji. Dari pengalaman tersebut, muncul tekad untuk menghadirkan biro perjalanan yang mampu mengajak lebih banyak umat menunaikan ibadah haji dan umrah sesuai tuntunan syariat.

“Kami ingin mengajak masyarakat menjalankan perintah Allah, mulai dari salat berjamaah, zakat, infak, puasa, hingga haji dan umrah. Inilah semangat yang kami bawa,” katanya.

Edi Sumanto juga memastikan bahwa PT Rangkayo Mulia Haramain telah mengantongi izin resmi dari pemerintah pusat, serta didukung sistem pelayanan yang lengkap, mulai dari kepastian visa, jadwal keberangkatan, akomodasi hotel, transportasi, hingga pembimbing ibadah di Tanah Suci.

“Seluruh perizinan dan fasilitas sudah kami siapkan secara matang. Jamaah mendapatkan kepastian layanan dan pendampingan ibadah,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, perwakilan Kementerian Haji dan Umrah Kota Bukittinggi, melalui Kasubag TU, menyampaikan bahwa pengelolaan haji dan umrah secara nasional kini berada di bawah Kementerian Haji dan Umrah, seiring dengan berlakunya regulasi terbaru.

“Mulai 2026, berdasarkan Undang-Undang dan diperkuat Peraturan Presiden Nomor 92 Tahun 2025, pengelolaan haji dan umrah resmi dialihkan ke Kementerian Haji dan Umrah. Untuk Bukittinggi dan Sumatera Barat, seluruh perangkat sudah siap,” ujarnya.

Ia menambahkan, kepala kantor Kementerian Haji dan Umrah telah dilantik sejak November 2025, sehingga pada tahun 2026 seluruh proses pemberangkatan jamaah haji dan umrah sudah berjalan secara optimal.

Peresmian kantor cabang PT Rangkayo Mulia Haramain ini turut dihadiri perwakilan kementerian, Lurah Manggis Ganting, komisaris Susi Elvina, S.Ag., M.OD, direksi perusahaan, pimpinan organisasi dan lembaga, alumni, kelompok pengajian, pengurus masjid, ninik mamak, tokoh masyarakat, serta para undangan lainnya.
(Bray)