![]() |
| Petugas gabungan Damkar, Polsek, Babinsa, Babhinkamtibmas dan masyarakat melakukan pengamanan dan pemadaman api |
Sarilamak, BN-News - Sebuah rumah kayu milik Anto (39), warga Padang Tarok, Jorong Ketinggian, Nagari Sarilamak, Kec. Harau, Kab. Lima Puluh Kota, ludes terbakar bersama seluruh isinya pada Sabtu, 26 September 2026 sekitar pukul 10.00 WIB. Api baru berhasil dipadamkan pukul 10.55 WIB.
"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Rumah dalam keadaan kosong. Anto dan istri sedang bekerja, anak sulung di SMP, anak nomor duanya Natan juga sedang di sekolah. Sedangkan anak nomor 3 bersama ayah ibunya masih balita" Ungkap adik korban saat ditemui wartawan di lokasi kejadian pada Sabtu (26/9/2026) menjelang magrib.
Anak kedua Anto, Natan siswa kelas 5 UPTD SDN 04 Sarilamak juga selamat karena sedang di sekolah. Padahal pagi itu ibunya sempat menyuruh Natan istirahat saja di rumah karena sudah beberapa hari sakit akibat jatuh dari kendaraan.
"Biasanya ketika kedua orang tua pergi bekerja di siang hari, Natan tidur sendiri saja di rumah dalam masa pemulihan. Kakaknya sekolah dan adiknya saya bawa bekerja," kata ibu Natan.
Keputusan Natan tetap berangkat sekolah itu jadi penyelamatnya.
Petugas gabungan Damkar, Polsek, Babinsa, Babhinkamtibmas tiba 10 menit setelah api berkobar (10.10 WIB). Dikerahkan 2 unit Damkar 50 Kota + 1 unit bantuan dari Payakumbuh, total 16 personil.
Dari data aparat berwenang Babinsa dan Polsek Harau menyebutkan, dugaan sementara penyebab kebakaran adalah karena korsleting listrik. Kerugian sekitar Rp30 juta. 1 rumah kayu habis.
Dari pengamatan awak media pada sore Sabtu di lokasi kejadian, untuk sementara Anto sekeluarga menumpang di rumah adik iparnya di samping rumah yang terbakar. Rumahnya memang di lingkungan keluarga besar.
Kepala UPTD SDN 04 Sarilamak, Yulietra, S.Pd., mengajak wali murid di grup WA untuk sumbangan seikhlasnya untuk Natan.
"Bapak/Ibu Wali Murid yang kami hormati, telah terjadi musibah kebakaran yang menimpa rumah Natan, siswa kelas 5, hingga rumahnya habis terbakar. Sebagai bentuk kepedulian kita, kami mengajak Bapak/Ibu untuk memberikan sumbangan seikhlasnya untuk membantu Natan dan keluarga. Sumbangan dikumpulkan hari Senin. (F. Malin Parmato).

Tidak ada komentar
Posting Komentar